Lembah Bukit Hijau, Kecamatan Mancak, menjadi saksi semangat perubahan politik yang menyala dari 100 kader muda Panji Bangsa Kabupaten Serang. Selama dua hari, Sabtu–Minggu, 5–6 Juli 2025, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan ideologis di bawah naungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Peserta yang datang dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang ini tak hanya mendapatkan pelatihan politik, tetapi juga dibekali semangat militansi dan loyalitas terhadap nilai-nilai partai serta pengabdian kepada rakyat. Kegiatan ini mencerminkan keseriusan Panji Bangsa dalam menjawab tantangan politik yang semakin kompleks dan dinamis.

Pembukaan acara dihadiri oleh para tokoh penting PKB, seperti Ahmad Fauzi Ketua DPW PKB Banten/Anggota DPR-RI, Umar Barmawi, Dahyani, serta tokoh-tokoh legislatif Kabupaten Serang. M. Wahyu Agusti, Ketua DKC Panji Bangsa Kab. Serang sekaligus anggota DPRD, menjadi motor penggerak kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Dahyani mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan generasi muda dalam proses politik.

“Saya sangat terharu melihat semangat mereka. Ini menandakan bahwa politik kini menjadi bagian dari semangat anak muda, bukan lagi monopoli generasi senior,” ujarnya.

Senada dengan itu, M. Wahyu Agusti menekankan pentingnya membangun ruang politik yang inklusif dan membina kader yang tidak hanya cakap secara teori, tetapi juga militan dalam aksi.

“PKB adalah rumah besar yang terbuka untuk semua anak muda yang ingin berkontribusi bagi bangsa dan umat,” tegasnya.

Pembekalan selama Dikbar diisi oleh instruktur dari Dewan Komando Pusat (DKP) dan Wilayah (DKW) Panji Bangsa, seperti Hadiqun Nuha, M. Absori, dan Anwari. Materi yang disampaikan meliputi pendidikan politik, pembentukan karakter kepemimpinan, pelatihan keprotokoleran, hingga kedisiplinan ala militer yang dipandu langsung oleh TNI Angkatan Darat.

Acara resmi dibuka oleh Umar Barmawi yang menutup dengan pesan membakar semangat,
“Panji Bangsa harus paham politik dan menjadi motor penggerak kader muda yang siap bekerja, berjuang, dan mengabdi untuk rakyat.”

Melalui Dikbar ini, Panji Bangsa membuktikan bahwa kaderisasi bukan hanya formalitas—melainkan upaya nyata melahirkan generasi baru yang siap tampil di garis depan perjuangan politik demi masa depan bangsa. (Red)