Keterangan Foto: Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten

 

Tangerang, (tajukbanten.co.id) – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) berhasil melakukan

perbaikan dari aspek kredit bermasalah dengan total Rp200 miliar sepanjang 2022.

Manajemen Bank Banten telah menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam
menyelesaikan kredit bermasalah, dibuktikan dengan keberhasilan melakukan recovery

kredit Rp7 miliar setiap bulan, terhitung sejak Januari hingga Juni 2022.

 

Corporate Secretary Bank Banten, Rahmat Hidayat menyampaikan, “Keberhasilan

penyelesaian kredit bermasalah ini, tentu saja memberikan nilai tambah yang sangat

signifikan bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Selain perbaikan Non Performing Loan (NPL) dan Recovery WO (Write Off), Bank Banten

juga secara intensif mengupayakan penyelesaian kredit bermasalah dengan pelepasan Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, baik dari tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Dalam hal penyaluran kredit, Bank Banten selalu berupaya memenuhi prinsip kehati-hatian atau prudential banking principle.

Adapun kinerja Bank Banten terus membaik, dengan penurunan NPL sebesar Rp1,4 triliun

menjadi Rp 339 miliar atau berkurang Rp1,1 triliun terhitung sejak Maret 2021. Sementara

hingga akhir 2021, kredit macet kembali turun menjadi tersisa Rp4 miliar.

“Diharapkan tahun ini, NPL Nett maupun gross di bawah 1%. Kerugian Bank Banten yang

disoroti berbagai pihak akhir-akhir ini, sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari persoalan masa lalu. Hal itu yang menjadi tantangan bagi manajemen yang sekarang, namun dengan strategi bisnis, rencana kerja yang sudah dirancang disertai dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan, kami optimis dapat segera mengatasinya,” kata Rahmat.

 

Penyelesaian kredit bermasalah sebagai langkah prioritas yang akan menjadi pendapatan bagi perusahaan. Terlihat dari perencanaan tahun pertama atau pada 2021 lalu dengan menyelesaikan beban kredit bermasalah, foundation building yang terdiri dari tata kelola,

SDM, infrastruktur dan IT.

 

Peluncuran layanan digital yang berlangsung pada tahun kedua, juga akan mempercepat

pertumbuhan kinerja dan pendapatan perusahaan. Sementara, tahun ketiga menjaga

stabilitas perusahaan agar pada 2024 Bank Banten menjadi market leader dan berkontribusi

dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten. (Corsec/tr)