SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mematangkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang yang akan diperingati pada Kamis, 8 Oktober 2026.

 

Memasuki usia lima abad, peringatan HUT Kabupaten Serang tahun ini disiapkan sebagai momentum istimewa yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

 

Tidak hanya menghadirkan rangkaian acara seremonial, perayaan juga akan mengangkat potensi budaya, ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, serta kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

Asisten Daerah (Asda) III Pemkab Serang Ida Nuraida mengatakan, persiapan telah dilakukan melalui rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

 

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan konsep dan rangkaian kegiatan agar perayaan HUT ke-500 dapat berlangsung meriah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Persiapan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari seremoni, festival budaya, pertunjukan seni, hingga kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.

 

Momentum lima abad Kabupaten Serang juga diharapkan menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan panjang daerah sekaligus memperkuat identitas dan kearifan lokal.

 

“Konsep kegiatan akan mengedepankan nilai sejarah, kearifan lokal, dan partisipasi masyarakat luas. Tadi kita melakukan rapat gabungan yang dipimpin langsung Pak Sekda, rundown kegiatan kita sempurnakan bersama tim,” kata Ida, Rabu, 16 September 2026.

 

Menurut Ida, Pemkab Serang berencana menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya festival budaya, pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis (CKG), bakti sosial, festival tari kolosal, senam bersama, berbagai perlombaan, hingga kegiatan ziarah dan sidang paripurna.

 

Rangkaian kegiatan tersebut nantinya akan dilaksanakan di sejumlah wilayah dan melibatkan masyarakat secara luas. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 23 kegiatan yang saat ini masih dalam tahap pematangan.

 

“Ada bakti sosial, festival tari kolosal, CKG, senam bersama, dan lomba-lomba seru lainnya. Bahkan ada ziarah, rapat paripurna, pemberian penghargaan, dan lomba logo 500 tahun Kabupaten Serang. Kurang lebih ada 23 kegiatan dan masih tahap pematangan, masih ada rapat lanjutannya,” ujarnya.

 

Beragam kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memeriahkan HUT ke-500, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM, seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat untuk turut berpartisipasi.

 

Dengan demikian, perayaan lima abad Kabupaten Serang dapat sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal dan memperkenalkan potensi wisata daerah.

 

Ida mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang.

 

“Karena ini HUT ke-500 tahun, ada keinginan istimewa agar meriah dan semua unsur dilibatkan, sehingga ada istilah hajat bersama dengan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat menyukseskan rangkaian HUT ke-500 tahun Kabupaten Serang,” ucapnya.

 

Angkat Budaya dan Potensi Pariwisata

 

Semangat pelestarian budaya juga menjadi bagian penting dalam rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang.

 

Salah satunya melalui kegiatan yang telah dilaksanakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang.

 

Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Wisata Disporapar Kabupaten Serang Dito C Wirastyo mengatakan, salah satu kegiatan yang telah digelar adalah Festival Ciomas Ngabring pada 18–19 Juli 2026.

 

Kegiatan tersebut turut menampilkan pertunjukan silat kolosal yang melibatkan lebih dari 3.000 pesilat yang berasal dari kalangan pelajar dan masyarakat Kecamatan Ciomas.

 

“Alhamdulillah sudah dilaksanakan 18 sampai 19 Juli kemarin. Ada launching berupa silat kolosal yang melibatkan lebih dari 3.000 pesilat yang berasal dari siswa sekolah dan masyarakat Ciomas. Tentu ini menjadi ikonik karena silat merupakan budaya yang harus tetap dijaga dan dilestarikan,” katanya.

 

Menurut Dito, kegiatan budaya seperti Festival Ciomas Ngabring menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan seni dan budaya lokal Kabupaten Serang.

 

Kegiatan tersebut juga dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan untuk mengenal lebih dekat potensi daerah.

 

Selain Festival Ciomas Ngabring, Disporapar Kabupaten Serang juga menyiapkan Festival Anyer-Panarukan yang rencananya digelar di kawasan titik nol Mercusuar Kecamatan Anyar.

 

Untuk waktu pelaksanaannya, saat ini masih dalam tahap koordinasi dan penentuan jadwal.

 

“MOU antara Ibu Bupati Serang dan Pak Bupati Situbondo bisa langsung ditentukan kapan pelaksanaannya dimulai. Kita berharap bisa secepatnya karena ini bagian dari rangkaian HUT Kabupaten Serang,” ujarnya.

 

Dengan beragam kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-500 Kabupaten Serang diharapkan menjadi perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna.

 

Pelibatan masyarakat, penguatan budaya lokal, promosi pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi menjadi bagian dari semangat menjadikan lima abad Kabupaten Serang sebagai momentum untuk terus bergerak bersama membangun daerah. (ADVERTORIAL)