TANGERANG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur terus diwujudkan melalui pembangunan dan penanganan jalan di berbagai wilayah. Salah satu realisasi komitmen tersebut adalah selesainya penanganan Jalan Gardu Tanah Merah di Kecamatan Pakuhaji yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang.
Penanganan jalan yang rampung pada akhir Juni 2026 ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur daerah yang bertujuan menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat. Jalan yang telah selesai ditangani memiliki total panjang 712 meter, yang terdiri atas Segmen I sepanjang 636,5 meter dan Segmen II sepanjang 75,5 meter.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, keberadaan jalan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Peningkatan kualitas infrastruktur jalan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi semakin berkembang, serta konektivitas antarwilayah semakin kuat,” ujar Iwan Firmansyah.
Ia menambahkan, penanganan Jalan Gardu Tanah Merah juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. DBMSDA akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang agar penanganannya dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Manfaat pembangunan tersebut kini telah dirasakan langsung oleh warga. Salah seorang warga Kecamatan Pakuhaji, Aldimas, menyampaikan apresiasinya atas selesainya perbaikan jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati karena perbaikan jalan ini akhirnya membuat perjalanan menjadi lebih lancar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Surono, warga Pakuhaji, yang mengaku aktivitas sehari-harinya menjadi lebih mudah sejak kondisi jalan diperbaiki.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memperbaiki jalan di Pakuhaji. Kini perjalanan menjadi lebih lancar sehingga sangat membantu aktivitas kami sehari-hari,” katanya.
Iwan Firmansyah menjelaskan bahwa penanganan Jalan Gardu Tanah Merah dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari strategi pembangunan infrastruktur daerah. Setelah penyelesaian sepanjang 712 meter, sisa ruas jalan akan terus diupayakan penanganannya sesuai dengan skala prioritas pembangunan dan kemampuan anggaran daerah, bersamaan dengan penanganan ruas-ruas jalan kabupaten lainnya.
Ia menegaskan, DBMSDA berkomitmen menjaga kualitas hasil pembangunan melalui perencanaan yang matang, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, serta pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap setiap penanganan jalan mampu meningkatkan kualitas konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, mendukung pertumbuhan sektor ekonomi, serta memperluas akses terhadap berbagai layanan publik.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas melalui pembangunan infrastruktur yang merata menuju Kabupaten Tangerang “Semakin Gemilang.” (Advertorial)
