Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Banten terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendapatan daerah menjelang akhir tahun anggaran 2025. Hingga November, realisasi pendapatan telah mencapai Rp 8,79 triliun atau 83,74 persen dari target APBD 2025.
Pendapatan tersebut didominasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan capaian Rp 5,68 triliun, sementara pendapatan lain yang sah mencapai Rp 5,85 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp 3,10 triliun.
Kepala Bappenda Banten, Rd. Berly Natakusumah, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat layanan agar masyarakat semakin mudah dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
“Ini bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat aturan. Kami ingin memberikan insentif agar lebih banyak wajib pajak berpartisipasi dalam meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya, Selasa, 2 Desember 2025.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Bappenda Banten meluncurkan Program Apresiasi Wajib Pajak khusus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Program ini memberikan penghargaan bagi wajib pajak yang membayar pajak tepat waktu selama lima tahun berturut-turut, serta menyediakan hadiah undian untuk pembayaran PKB pada 24 November – 23 Desember 2025.
Hingga November, empat sektor pajak terbesar masih menjadi tulang punggung PAD Banten, yaitu:
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp 1,93 triliun
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Rp 1,13 triliun
Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB): Rp 1,18 triliun
Pajak Rokok: Rp 825,83 miliar
Selain itu, sektor retribusi daerah turut menyumbang Rp 267,51 miliar.
Berly menegaskan bahwa berbagai langkah telah ditempuh Bappenda, mulai dari peningkatan kualitas layanan, digitalisasi sistem pembayaran, hingga intensifikasi lapangan untuk memastikan penerimaan akhir tahun tetap optimal.
“Dengan sisa waktu satu bulan menuju akhir tahun anggaran, kami menargetkan percepatan penerimaan, khususnya di sektor pajak kendaraan bermotor dan retribusi. Dukungan masyarakat adalah kunci,” tegasnya.
Melalui berbagai kemudahan layanan dan program apresiasi, Bappenda Banten berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sehingga pembangunan di Provinsi Banten dapat berjalan lebih maju dan berkelanjutan. (Advertorial)
