SERANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang berencana meresmikan Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Serang pada akhir Juni atau awal Juli 2026.

Hingga saat ini, jadwal peresmian masih bersifat tentatif karena pemerintah daerah masih menunggu konfirmasi kesediaan pimpinan untuk menghadiri agenda tersebut.

Sekretaris DPKD Kabupaten Serang, Eeng Kosasih, mengatakan surat undangan dan administrasi terkait peresmian saat ini masih dalam proses.

“Terkait peresmian Perpustakaan Daerah Kabupaten Serang, tanggal pelaksanaannya masih tentatif. Rencananya akan digelar pada akhir Juni atau awal Juli. Saat ini surat dan administrasi pendukung masih dalam proses, selanjutnya kami menunggu konfirmasi kesediaan pimpinan,” ujar Eeng.

Menurutnya, peresmian gedung perpustakaan tersebut menjadi tonggak baru dalam upaya membangun budaya literasi serta mencetak generasi unggul di Kabupaten Serang.

Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi langkah penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Eeng menjelaskan, gedung perpustakaan yang pembangunannya telah rampung itu disiapkan sebagai pusat literasi yang representatif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kehadiran Perpustakaan Daerah ini merupakan simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas publik yang modern, inklusif, dan mampu mendorong peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, peresmian gedung perpustakaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan penanda dimulainya babak baru dalam pengembangan pendidikan, pengetahuan, dan inovasi di Kabupaten Serang.

Dengan konsep yang modern dan ramah bagi semua kalangan, perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang belajar, diskusi, serta pusat pengembangan kreativitas masyarakat.

Selain itu, gedung perpustakaan juga akan berfungsi sebagai ruang yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai sumber ilmu pengetahuan.

Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelajar, mahasiswa, akademisi, komunitas literasi, hingga masyarakat umum sebagai sarana belajar sepanjang hayat.

Lebih dari sekadar tempat membaca buku, perpustakaan modern itu diharapkan menjadi pusat kegiatan edukatif, pelatihan, diskusi publik, serta pengembangan literasi digital yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Melalui DPKD Kabupaten Serang, pemerintah daerah menargetkan keberadaan fasilitas tersebut dapat memperkuat ekosistem literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Eeng berharap momentum peresmian gedung perpustakaan daerah nantinya menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya membaca dan belajar.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas pengetahuan dan karakter masyarakatnya,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan literasi, Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Serang diharapkan menjadi ikon baru yang mampu melahirkan generasi cerdas, kreatif, berdaya saing, serta membawa Kabupaten Serang menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (Advertorial)